Kemenag: Potensi Bisnis Produk Halal Indonesia-Arab Saudi Terbuka Lebar

M. Isa | Selasa, 23/03/2021 20:27 WIB
Kemenag: Potensi Bisnis Produk Halal Indonesia-Arab Saudi Terbuka Lebar Gedung Kementerian Agama (foto: istimewa)

RADARBANGSA.COM - Kepala Pusat Kerja Sama dan Standardisasi Halal Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama, Sri Ilham Lubis mengatakan, potensi bisnis produk halal antara Indonesia dengan Arab Saudi terbuka lebar.

"Potensi bisnis produk halal kita (Indonesia) dengan Arab Saudi sangatlah terbuka lebar," kata Sri Ilham dalam keterangan persnya, Selasa 23 Maret 2021.

Mantan Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri, Kemenag itu mencontohkan, pemenuhan kebutuhan produk halal berupa bahan makanan yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan makanan para jemaah haji dan umrah saja jumlahnya cukup besar.

"Beberapa tahun yang lalu, untuk pemenuhan kebutuhan tersebut, Indonesia masih memasok bahan makanan dari berbagai negara. Misalnya, beras dari Vietnam, daging dari India, serta ikan dan daging ayam dari Brazil," jelasnya. 

Terlebih, lanjutnya, Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu telah meminta agar produk dalam negeri digunakan untuk memenuhi kebutuhan bahan makanan bagi jemaah haji dan umrah dari Indonesia. Dengan mengoptimalkan produk dalam negeri, maka para pelaku usaha produk halal di Indonesia dapat memasarkan produknya ke Arab Saudi, khususnya produk halal yang berupa bahan makanan untuk jemaah haji dan umrah. Apalagi, jumlah jemaah haji Indonesia adalah yang terbesar di dunia.

"Oleh karena itu, kerja sama kita dan Arab Saudi di bidang Jaminan Produk Halal ini penting. Di samping memperkuat hubungan kerja sama yang telah terjalin baik selama ini, kerja sama ini diharapkan ke depan akan mendorong nilai produk halal kita ke Arab Saudi, sehingga terus mengalami peningkatan," ungkapnya.