Presiden Jokowi Dorong Petani dan Nelayan Bentuk Badan Usaha

M. Isa | Selasa, 06/10/2020 17:13 WIB
Presiden Jokowi Dorong Petani dan Nelayan Bentuk Badan Usaha Joko Widodo (Presiden RI). (Foto: twitter @KemensetnegRI)

JAKARTA, RADARBANGSA.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan, di tengah pandemi Covid-19 ini sektor pertanian memberikan kontribusi tertinggi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional yang tengah mengalami perlambatan.

“Di kuartal kedua, sektor pertanian tumbuh positif sebesar 16,24 persen dan pertumbuhan positif di sektor pertanian ini perlu kita jaga momentumnya, sehingga bisa memberikan dampak yang signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan petani maupun nelayan,” kata Presiden pada Rapat Terbatas melalui video konferensi mengenai Korporasi Petani dan Nelayan dalam Mewujudkan Transformasi Ekonomi, Selasa 6 Oktober 2020.

Pada kesempatan itu, Presiden mendorong petani dan nelayan untuk berkelompok dan membentuk badan usaha atau korporasi guna meningkatkan taraf hidup serta mewujudkan transformasi ekonomi.

“Petani dan nelayan ini perlu didorong untuk berkelompok dalam jumlah yang besar dan berada dalam sebuah korporasi. Sehingga diperoleh skala ekonomi yang efisien yang bisa mempermudah petani dan nelayan dalam mengakses pembiayaan, mengakses informasi, mengakses teknologi, dan meningkatkan efisiensi maupun bisa memperkuat pemasarannya,” kata Presiden.

Saat ini, lanjutnya, implementasi model korporasi petani dan nelayan belum berjalan dengan optimal di lapangan. “Memang saya melihat ada kelompok-kelompok tani, kelompok-kelompok nelayan tapi belum terbangun sebuah model bisnis yang memiliki ekosistem yang bisa di-link-kan/disambungkan mungkin dengan BUMN atau mungkin dengan swasta besar,” kata Presiden.