Presiden Jokowi Resmi Lepas Ekspor Perdana Smelter Grade Alumina

Rahmad Novandri | Rabu, 26/01/2022 16:48 WIB
Presiden Jokowi Resmi Lepas Ekspor Perdana Smelter Grade Alumina Presiden Joko Widodo (Jokowi) meluncurkan pelepasan ekspor perdana Smelter Grade Alumina di Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, Selasa (25/1). (Foto: Twitter @jokowi)

RADARBANGSA.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi meluncurkan pelepasan ekspor perdana tahun 2022 smelter grade alumina yang diproduksi oleh PT Bintan Alumina Inodnesia di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Galang Batang, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, Selasa, 25 Januari 2022. Saat peluncuran, Jokowi mengapresiasi perusahaan tersebut karena berani melakukan hilirisasi industri bahan mineral dan tambang.

“Saya terima kasih ada perusahaan-perusahaan seberani ini membangun dengan investasi tentu saja dengan risiko-risiko yang ada. Kita harapkan semua bahan mentah kita olah sendiri di Tanah Air,” kata Jokowi seperti dilansir dari laman resmi Setkab RI, Rabu, 26 Januari 2022.

Pada kesempatan itu, Presiden Jokowi juga menceritakan kunjungannya ke Kabupaten Muara Enim dalam rangka peletakan batu pertama proyek hilirisasi batu bara menjadi dimetil eter (DME). Kepala Negara mengungkapkan bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk melakukan hilirisasi industri tersebut.

Hilirisasi industri, jelas Jokowi, juga akan memberikan banyak keuntungan bagi negara seperti pajak baik pribadi maupun perusahaan hingga pembukaan lapangan kerja bagi masyarakat. “Yang paling penting membuka lapangan kerja yang sebanyak-banyaknya, bisa 7 ribu, kemarin di Konawe 27 ribu, di Morowali 45 ribu, ini yang dibutuhkan rakyat,” ujarnya.

Presiden pun kembali menegaskan bahwa pemerintah akan tetap menghentikan ekspor minerba dalam bentuk bahan mentah meskipun kebijakan tersebut mendapatkan protes dari berbagai negara melalui Organisasi Perdagangan Dunia (WTO).

“Dengan risiko apapun satu persatu akan saya stop. Nikel ore setop ini kita digugat oleh WTO, silakan gugat. Nanti setop bauksit, setop, mesti ada yang gugat lagi silahkan gugat enggak apa-apa kita hadapi,” tandasnya.