DPR Minta Pemerintah Cepat Atasi Kenaikan Harga Minyak Goreng

M. Isa | Senin, 13/12/2021 22:16 WIB
DPR Minta Pemerintah Cepat Atasi Kenaikan Harga Minyak Goreng Pedangang Menjajakan Minyak Goreng Curah (Doc: Istimewa)

RADARBANGSA.COM - Ketua DPR RI, Puan Maharani meminta pemerintah segera mengatasi kenaikan harga minyak goreng yang sangat drastis.

"Harga minyak goreng yang melambung tinggi, membutuhkan intervensi pemerintah agar dapat menekan atau mengendalikan kenaikan harga minyak goreng,” kata Puan Maharani dalam keterangan persnya, Senin 13 Desember 2021.

Menurut Puan, kenaikan harga minyak goreng yang luar biasa disebabkan masih tingginya harga crude palm oil (CPO) atau minyak sawit mentah, "Kenaikan harga minyak goreng menambah beban rakyat khususnya masyarakat kelas bawah," katanya.

“Harga minyak goreng yang terus menerus naik ini bukan baru-baru saja terjadi. Tapi saat ini kenaikan harga minyak goreng di pasaran mencapai hampir 2 kali lipat. Rakyat merasa terbebani, dan perlu upaya untuk menstabilkan harga di pasar oleh kementerian terkait,” sambungnya.

Sementara perekonomian masyarakat masih belum sepenuhnya membaik akibat pandemi Covid-19. Padahal, kata Puan, minyak goreng adalah salah satu kebutuhan pokok sehari-hari masyarakat.

"Bagi masyarakat berpenghasilan rendah, yang hidupnya pas-pasan, kondisi ini sangatlah berat,” ungkapnya. 

Puan meminta Pemerintah berkomitmen menegakkan aturan mengenai harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng. Dalam aturan yang dikeluarkan Kemendag, HET minyak goreng kemasan sederhana seharga Rp11.000 per liter/0,8 kg, sedangkan di pasaran saat ini harga minyak goreng jauh melampaui dari HET.

“Dikhawatirkan masyarakat menggunakan minyak goreng berulang atau yang sudah tidak layak untuk menyiasati mahalnya harga minyak goreng. Tentunya ini sangat tidak baik bagi kesehatan masyarakat, terutama di masa pandemi,” tukasnya. 


Berita Terkait :