Jokowi Divaksin Covid, Gus Ami: Aman, Tak Perlu Takut!

Anata Lu’luul Jannah | Rabu, 13/01/2021 12:04 WIB
Jokowi Divaksin Covid, Gus Ami: Aman, Tak Perlu Takut! Wakil Ketua DPR RI Abdul Muhaimin Iskandar (Gus Ami) (Doc: Radarbangsa)

RADARBANGSA.COM - Pemerintah memastikan vaksinasi Covid-19 produk Sinovac akan dimulai hari ini, Rabu, 13 Januari 2021. Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan jajaran menteri kabinet Indonesia Maju akan jadi penerima vaksin pertama.

Langkah tersebut dilakukan setelah Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah memberi label halal dan suci untuk vaksin tersebut. Sementara itu, Badan Pengawas Obat-obatan dan Makanan (BPOM) juga telah menerbitkan izin darurat penggunaan vaksin Sinovac pada Senin kemarin.

Menanggapi hal itu, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Muhaimin Iskandar atau Gus AMI meminta masyarakat untuk tidak lengah meski vaksinasi akan segera dimulai. Gus AMI menyatakan, vaksinasi tidak boleh dijadikan alasan bagi masyarakat untuk mengabaikan protokol kesehatan.

"Kita tidak boleh lengah, semua pihak tetap waspada terhadap Covid-19. Masyarakat harus tetap menjalankan protokol kesehatan dengan menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak," kata Gus AMI di Jakarta, Selasa, 12 Januari 2020.

Meski begitu, Gus AMI mendukung penuh program vaksinasi tersebut dan meminta masyarakat untuk tidak ragu akan kualitas vaksin yang disiapkan pemerintah secara gratis.

“Presiden Jokowi kan sudah memberikan contoh sebagai prototype vaksin Covid. Itu artinya vaksin Covid ini dipastikan aman. Jadi tidak ada alasan lagi bagi kita semua untuk menolak vaksin,” tutur Gus AMI.

Gus AMI juga mendorong pemerintah untuk memastikan distribusi vaksin tersebut berjalan optimal dan tepat sasaran.

“Vaksin adalah hak masyarakat, sehingga distribusinya harus tepat sasaran agar kondisi sosial masyarakat bisa segera pulih dan ekonomi kembali bergerak," ungkapnya.

Wakil Ketua DPR RI ini mengatakan, vaksinasi bukan satu-satunya solusi mengalahkan Covid-19, namun banyak cara lain yang berkontribusi besar atasi dampak bahaya Covid-19. Salah satunya adalah meningkatkan solidaritas.

"Bahu membahu, serta saling tolong menolong satu sama lain. Kekuatan ini yang tidak dimiliki negara lain. Maka tidak heran kita bisa bertahan sekuat sekarang," kata Gus AMI.

Vaksin Covid-19 produk Sinovac rencananya akan mulai disuntikkan pada 13 Januari 2021. Pemerintah memastikan hal itu akan dilakukan sesuai rencana. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan, Presiden bakal jadi orang pertama yang disuntik.

"Insyallah, Bapak Ibu (vaksinasi) kita akan mulai di hari Rabu dan akan dimulai oleh Bapak Presiden," ungkap Budi.