Nahdliyyin Sidoarjo Kompak Dukung Gus Muhaimin Presiden 2024

Rahmad Novandri | Sabtu, 22/01/2022 15:40 WIB
Nahdliyyin Sidoarjo Kompak Dukung Gus Muhaimin Presiden 2024 Nahdliyyin Sidoarjo berikan Dukungan pada Gus Muhaimin jadi Presiden 2024 dalam acara peresmian kantor MWC NU, Tulangan, Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu (22/1). (Foto: Radarbangsacom)

RADARBANGSA.COM - Nahdliyyin Sidoarjo kompak mendeklarasikan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Gus Muhaimin menjadi Presiden pada Pemilu 2024 mendatang. Deklarasi tersebut dilaksanakan di sela peresmian kantor MWC NU Tulangan, Sidoarjo, Sabtu, 22 Januari 2022.

“Kami Nahdlatul Ulama Sidoarjo, mendukung sepenuhnya Gus Muhaimin menjadi Presiden 2024. Kami yakin di bawah Gus Muhaimin Indonesia akan semakin berkah jaya menuju baldatun tayyibatun warabbun ghafur,” demikian kutipan deklarasi yang dibacakan perwakilan Nahdliyyin Sidoarjo, Damroni Chudlori diikuti seluruh Nahdliyyin yang hadir.

Deklarasi itu dihadiri oleh Rais PCNU Sidoarjo yaitu KH R Abdus Salam Mudjib, Ketua PCNU Sidoarjo KHM Zainal Abidin, Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Ali, serta ratusan kader NU termasuk Badan Otonom seperti Muslimat, Ansor, Fatayat, IPNU dan IPPNU setempat.

Menyambut dukungan tersebut, Gus Muhaimin menyatakan siap mengawal amanah para Kiai dan Nahdliyyin Sidoarjo untuk menjadi Presiden pada Pemilu 2024 mendatang. Gus Muhaimin menilai dukungan tersebut adalah amanah besar yang harus dia sukseskan.

“Tentu ini amanah besar, tadi UMKM se Sidoarjo mendukung saya untuk maju jadi presiden. Dukungan ini adalah visi, insyaallah visi NU akan jaya di masa akan datang,” ujar Gus Muhaimin dalam pidatonya. 

Gus Muhaimin menambahkan, amanah itu mengingatkannya pada visi NU saat ikut serta mendirikan PKB pada 1998. Setahun setelah didirikan, terangnya, PKB ikut pemilu untuk pertama kalinya dan sukses. Bahkan dua tahun berselang mampu mengusung Gus Dur jadi Presiden.

“Nah dengan kekompakan dan soliditas ini, maka Mari Bung Kita Rebut kembali (jabatan Presiden seperti era Gus Dur). Kita harus satukan tekad jangan hanya Wapres, tapi harus Presiden 2024, amin,” tegas Wakil Ketua DPR RI itu. 

“Ini bukan hanya soal jabatan, tapi ini untuk kemaslahatan, kemakmuran dan kesejahteraan bersama. Karena itu kita harus bergerak bersatu, bahu membahu, karena tantangannya nanti semakin beragam,” tukasnya.