Presiden Jokowi: NU Punya Kekuatan Bangkitkan Ekonomi Umat

M. Isa | Rabu, 22/12/2021 15:44 WIB
Presiden Jokowi: NU Punya Kekuatan Bangkitkan Ekonomi Umat Presiden Jokowi (foto: setkab)

RADARBANGSA.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meyakini Nahdlatul Ulama (NU) memiliki kekuatan untuk berkontribusi dalam pemerataan ekonomi umat.

"NU mempunyai generasi muda dan santri yang kompeten dan dapat menggerakkan ekonomi umat," kata Presiden Jokowi saat meresmikan pembukaan Muktaman NU ke-34 di Lampung Tengah, Lampung, Rabu 22 Desember 2021.

Menurut Presiden Jokowi, kekuatan ekonomi umat bisa dirajut dalam sebuah kekuatan lokomotif, "Saya meyakini ini bisa menarik gerbong-gerbong yang ada di bawah untuk bersama-sama dalam rangka menyejahterakan kita semuanya,” ujarnya.

Pemerintah pun, lanjut Presiden Jokowi, menawarkan generasi muda untuk dibuatkan sebuah wadah berupa kelompok usaha atau konsesi di antaranya dalam bidang pertanian dan pertambangan.

“Tetapi sekali lagi, ini dalam sebuah kelompok usaha besar, sehingga nanti bisa menggeret, mengajak gerbong-gerbong yang lain untuk ikut menikmati. Ini memerlukan sebuah kerja besar, tetapi saya melihat potensi di Nahdlatul Ulama itu ada, tinggal merajutnya,” ujarnya.

Mantan Walikota Surakarta itu meyakini generasi muda NU memiliki kemampuan dalam penguasaan teknologi yang baik,“Ke depan yang namanya teknologi harus mau tidak mau kita harus masuk ke sana. Karena kita ingin teknologi ini maslahat bagi umat, maslahat bagi masyarakat, maslahat bagi rakyat. Jangan sampai ini malah merusak, membuat hal-hal yang negatif bagi rakyat kita,” ucapnya.

Tak lupa, Presiden Jokowi juga menyampaikan rasa terima kasih kepada NU yang terus mengawal kehidupan berbangsa dan bernegara, “Sekali lagi, saya ingin menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada NU yang terus mengawal kebangsaan, mengawal toleransi, mengawal kemajemukan, mengawal Pancasila, mengawal Undang-Undang Dasar 1945, mengawal kebinekaan kita, mengawal NKRI, dan kita harapkan dengan itu kita terus bisa menjaga dan merawat bangsa dan negara kita yang kita cintai,” ujarnya.

Turut hadir dalam acara tersebut adalah Wakil Presiden Ma’ruf Amin beserta Ibu Wury Ma’ruf Amin, Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj, Rais ‘Am PBNU Miftachul Akhyar, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi beserta Ibu Riana Sari Arinal, dan Bupati Lampung Tengah Musa Ahmad.