Kemenag Susun Kisi-kisi Ujian Lembaga Pendidikan Alquran

M. Isa | Jum'at, 19/03/2021 15:32 WIB
Kemenag Susun Kisi-kisi Ujian Lembaga Pendidikan Alquran Direktorat PD Pontren, Kemenag tengah menyusun Kisi Kisi Ujian Lembaga Pendidikan Al Quran di Bekasi, 17-19 Maret 2021 (foto: kemenag)

RADARBANGSA.COM - Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren), Kementerian Agama (Kemenag) tengah menyusun Kisi Kisi Ujian Lembaga Pendidikan Al Quran di Bekasi, 17 – 19 Maret 2021.

Direktur PD Pontren, Kemenag, Waryono mengatakan, penyusunan kisi-kisi ujian ini akan menjadi pedoman Lembaga Pendidikan Al Quran di seluruh Indonesia dalam pelaksaan evaluasi. 

“Pekerjaan rumah Lembaga Pendidikan Al Quran (LPQ) adalah bagaimana LPQ bukan hanya sebatas menjadikan para santri akrab dengan Al Quran namum juga menjadi living values, nilai yang hidup,” terang Waryono.

Waryono mengapresiasi berkembangnya metode pembelajara Al-Quran di Indonesia. Bahkan, menurutnya, pembelajaran Al Quran di Indonesia adalah yang paling kreatif dan inovatif, “Pembelajaran ini sebagai bagian dari ikhtiar untuk bagaimana Al-Quran lestari dan dikuasai peserta didik. Negara hadir tidak untuk menutup kreatifitas di masyarakat, regulasi jangan sampai menghalangi kreatifitas, karena metode-metode tumbuh dan berkembang sesuai dengan konteks,” jelasnya.

“Perlu juga upaya melakukan kompilasi metodologi yang berkembang agar bisa diwariskan ke anak cucu, dan tidak diklaim oleh pihak tidak bertanggungjawab. Sangat penting metode-metode tersebut memperoleh HAKI (Hak Atas Kekayaan Intelektual) dan harus diurus,” sambungnya.

Selain aspek metodologi, Waryono juga menggarisbawahi pentingnya performa ustadz/ustadzah. “Standar performa juga penting  bukan sekedar standar intelektual, dan negara hadir untuk mensejahterakan masyarakat,” tandasnya.