Jokowi: PMII Harus Tumbuh Jadi Organisasi Inovatif dan Adaptif

Ahmad Zubaidi | Rabu, 17/03/2021 12:38 WIB
Jokowi: PMII Harus Tumbuh Jadi Organisasi Inovatif dan Adaptif Presiden Joko Widodo (foto: setkabgoid)

RADARBANGSA.COM - Presiden Joko Widodo meminta para kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) terus menunjukkan komitmen kebangsaan yang kuat, kritis, dan merawat optimisme dengan semangat keislaman dan keindonesiaan.

Menurut Jokowi, perubahan selalu tidak ramah bagi yang tidak siap berubah dan berhenti belajar. Banyak organisasi hari ini harus rela digilas perubahan karena tidak sigap beradaptasi dengan perubahan.

"Karena itu, kader-kader PMII harus bisa menjadi navigasi perubahan, PMII harus terus tumbuh dan berkembang jadi organisasi kepemudaan yang inovatif dan adaptif," kata Jokowi saat membuka Kongres PMII ke XX secara virtual, Rabu, 17 Maret 2021.

Jokowi menambahkan, sebagai anak kandung Nahdlatul Ulama, PMII selau terdepan dalam mengawal perjalanan bangsa, teguh membela NKRI, Pancasila, UUD 1945, serta Bhinneka Tunggal Ika.

Jokowi juga mengapresiasi pelaksanaan agenda Kongres PMII yang digelar di beberapa zonasi yakni Balikpapan, Bekasi, Samarinda, Batam, Kendari dan Lombok. 

Selain itu, dia juga mengapresiasi komitmen kader PMII yang terus konsisten menebarkan nilai-nilai toleransi dan kesejukan, dalam kehidupan masyarakat Indonesia yang majemuk dan beragam.

“Saya mengapresiasi kader-kader PMII yang telah menunjukkan komitmen kebangsaan yang kuat, hubbul wathan minal iman, konsisten menyuarakan keadilan dan kepedulian terhadap sesama, dan bersikap kritis, solutif demi kebaikan bangsa,” ucap Jokowi dalam sambutan kongres PMII.

Orang nomor wahid di Indonesia ini berpesan agar seluruh kader PMII dapat terus mengasah diri demi kemajuan organisasinya. Salah satu pesan penting Jokowi, yakni kader PMII harus menjadi navigasi perubahan dan mampu berinovasi serta menguasai teknologi.

“Kader-kader harus bisa menjadi navigasi perubahan, PMII harus terus tumbuh dan berkembang menjadi organisasi kepemudaan dan inovatif dan adaptif terhadap hal-hal yang baru,” pesan Jokowi.

“Menguasai teknologi adalah fardlu ain, kewajiban setiap individu kader,” pungkasnya.