Percepat Pembangunan Ekonomi di Perbatasan, Ini Kata Gus Menteri

M. Isa | Senin, 15/03/2021 21:25 WIB
Percepat Pembangunan Ekonomi di Perbatasan, Ini Kata Gus Menteri Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar (foto: kemendesagoid)

RADARBANGSA.COM - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar menghadiri undangan Rapat Kerja Tim Pengawas Perbatasan terkait Program Percepatan Pembangunan Ekonomi pada kawasan Perbatasan Negara di Ruang Rapat Pansus Gedung Nusantara II DPR, Jakarta, Senin 15 Maret 2021.

Dalam rapat yang dipimpin Wakil Ketua DPR yang juga Ketua Tim Pengawas Rachmat Gobel, Mendes PDTT Halim Iskandar menegaskan komitmen untuk menjalan amanat Presiden Joko Widodo (Jokowi).
 
Gus Menteri, sapaan akrabnya, mengatakan tugas Kemendes PDTT)sekaitan dengan Pembangunan Kawasan Perbatasan berada di dua Kabupaten. Tugas Kemendes PDTT berada di dua kabupaten, yaitu perbatasan negara di Aruk di Kabupaten Sambas Kalimantan Barat dan di Motaain Kabupaten Belu NusaTenggara Timur.
 
"Di Kabupaten Sambas, hanya ada satu desa yaitu peningkatan jalan desa Temajuk Kecamatan Paloh sepanjang 2,16 Kilometer," kata Gus Menteri.
 
Kemudian di Motaain ada empat kegiatan yaitu pembangunan jalan masuk Sonis Laloran di desa Tukuneno Kecamatan Tasifeto Barat sepanjang 0,8 Kilometer.
 
"Terkait penugasan ini, Kemendes PDTT telah melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Sambas dan Belu kemudian meminta dukungan data berupa dokumen perencanaan dan spesifikasi titik lokasi kemanfataan," kata Gus Menteri.