PSBB Usai, Sumatera Barat Bersiap Terapkan New Normal

Rahmad Novandri | Minggu, 07/06/2020 21:14 WIB
PSBB Usai, Sumatera Barat Bersiap Terapkan New Normal Irwan Prayitno (Gubernur Sumatera Barat). (Foto: minangkabaunewscom)

PADANG, RADARBANGSA.COM - Sumatera Barat (Sumbar) mengakhiri masa PSBB hari ini. Pada Senin, 8 Juni 2020 Sumbar bersiap menerapkan Tatanan Normal Baru Produktif dan Aman COVID-19 (TNBPAC) atau new normal.

Namun, masih ada dua daerah di Sumbar yang masih menerapkan PSBB masa transisi sebelum TNBPAC yakni Kota Padang hingga 12 Juni dan Kepualauan Mentawai hingga 20 Juni 2020. Keputusan ini disampaikan Gubernur Sumbar Irwan Prayitno ketika memimpin rapat koordinasi dengan seluruh Bupati/ Wali Kota se-Sumbar melalui Video Conference di ruang kerjanya, Minggu, 7 Juni 2020.

Dijelaskannya, berdasarkan kriteria penerapan new normal yang dikeluarkan oleh WHO, setidaknya terdapat tiga persyaratan yang harus dipersiapkan. Persyaratan pertama adalah menyangkut kesiapan dari kajian epidemologi, dimana dari data yang ada, tergambar tingginya angka kesembuhan pasien COVID-19 di Ranah Minang.

"Kita tertinggi kesembuhan di Indonesia, jauh dari rata-rata nasional," kata Irwan Prayitno.

Meskipun begitu, langkah-langkah pencegahan akan tetap dilakukan, diantaranya melalui kebijakan perpanjangan status tanggap darurat termasuk mempertahankan pemeriksaan pada pos-pos perbatasan, baik darat, laut maupun udara hingga 28 Juni 2020.

“Setiap orang yang datang, kita swab, gratis!, mereka harus isolasi, setelah keluar hasil negatif baru kita izinkan,” tegas Irwan.

Disamping itu, berdasarkan koordinasi Pemprov Sumbar dengan pihak Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di pusat, aparatur TNI/Polri akan mendukung penerapan TNBPAC di Sumbar. “Artinya dari kacamata persyaratan epidemologi, kita udah siap memasuki TNBPAC,” tuturnya.

Selanjutnya, ia memaparkan data terkait kesiapan sistem kesehatan, baik kapasitas rumah sakit, tenaga medis, fasilitas isolasi, laboratorium maupun ketersediaan Alat Pelindung Diri (APD) yang dinilai mencukupi hingga bulan Desember 2020 nanti.

“APD level 3 kita siapkan untuk rumah sakit, lokasi karantina dan laboratorium, ini agar efektif dan efisien,” katanya.

Persyaratan terakhir adalah kesiapan masyarakat. “Mohon dukungan Bupati/ Wali Kota untuk menggerakkan masyarakat sampai ke tingkat RT atau nagari,” pinta Gubernur.

Menurutnya, sebagian besar masyarakat Sumbar telah memahami protokol kesehatan Covid-19, namun belum dilakukan secara disiplin. Untuk itu, Irwan meminta agar masyarakat meningkatkan kedisiplinan dengan tetap memakai masker dan jaga jarak.