Pukul Gong, Gus Muhaimin Resmikan Paviliun Indonesia di Arena COP25 Madrid

Ahmad Zubaidi | Rabu, 04/12/2019 17:06 WIB
Pukul Gong, Gus Muhaimin Resmikan Paviliun Indonesia di Arena COP25 Madrid Wakil Ketua DPR RI, Abdul Muhaimin Iskandar didampingi delegasi Indonesia memukul gong tanda peresmian Paviliun Indonesia di COP 25 Madrid (foto Radarbangsa)

MADRID, RADARBANGSA.COM - Wakil Ketua DPR RI, Abdul Muhaimin Iskandar secara resmi membuka Paviliun Indonesia di ajang UN Climate Change, COP25 atau Konferensi Perubahan Iklim di Kota Madrid, Spanyol, Rabu, 4 Desember 2019.

Peresmian tersebut ditandai dengan pemukulan gong oleh Gus Muhaimin (sapaan akrabnya) dengan didampingi oleh Wakil Menteri LHK, Alue Dohong, Duta besar RI untuk Kerajaan Spanyol, Hermono, dan Ketua APIK Indonesia Network) Mahawan Karuniasa.

Dalam sambutannya Gus Muhaimin menegaskan implementasi Kesepakatan Paris atau Paris Agreement yang dimulai tahun 2020 tidak hanya menjadi tantangan Indonesia, namun juga negara lainnya.

“Implementasi Paris Agreement yang akan dimulai tahun 2020 tidak hanya menjadi tantangan Indonesia, namun juga negara lain,” kata Gus Muhaimin.

Dengan diresmikannya Paviliun Indonesia tersebut, Ketua Umum PKB ini mengajak seluruh delegasi Indonesia untuk proaktif turut serta melobi dan mendiskusikan gagasan perubahan iklim Indonesia.

Dia menegaskan, Paviliun Indonesia merupakan salah satu pengejawantahan aksi bersama yang menjadi sarana seluruh delegasi untuk membuktikan pada dunia tentang kolektivitas Indonesia dalam menangani perubahan iklim.

“Paviliun Indonesia, yang selalu tampil elegan, merupakan bentuk upaya global yang tidak kalah pentingnya dari beragam negosiasi yang dilaksanakan oleh Indonesia di berbaagi forum internasional,” papar Gus Muhaimin.

Paviliun Indonesia memiliki luas 300 meter persegi dan menyajikan berbagai makanan asli Indonesia. event organiser Paviliun Indonesia, Emilia Rosa Sitohang berujar, pihaknya sengaja menyajikan makanan khas Indonesia sebagai pemikat bagi ribuan peserta COP25.

"Wajik, Keripik Singkong, dan berbagai macam makanan Indonesia disajikan, diperkenalkan kepada para delegasi. Ada Spagetti Andaliman, nasi goreng Andaliman dari Sumatera Utara,” kata Rosa.

Selain makanan, konstruksi Paviliun Indonesia juga dibangun dengan bahan utama bambu, payung kertas khas Jawa Barat juga menghiasi.