PBNU Instruksikan Warga Nahdliyin Baca Qunut Nazilah

Rahmad Novandri | Selasa, 02/10/2018 20:56 WIB
PBNU Instruksikan Warga Nahdliyin Baca Qunut Nazilah Logo NU (foto: nu.or.id)

JAKARTA, RADARBANGSA.COM - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menginstruksikan seluruh warga NU untuk membaca qunut nazilah. Ajakan tersebut untuk merespons kejadian bencana alam gempa bumi dan tsunami yang melanda Sulawesi Tengah dan sekitarnya.

“(Sebagai) Salah satu bentuk keprihatinan kita, PBNU telah membuat seruan qunut nazilah dimulai pada pelaksanaan shalat Jumat 5 Oktober,” kata Sekjen PBNU, Helmy Faishal Zainy di Gedung PBNU, Selasa, 2 Oktober 2018.

Pembacaan qunut nazilah diimbau dilakukan di seluruh masjid, rumah warga NU, pesantren-pesantren dan dilakuan serentak secara nasional. “Qunut nazilah ini untuk keselamatan bangsa jadi NU melakukannya serentak,” ujarnya.

Dilansir dari nu.or.id, selain hari Jumat 5 Oktober, doa bersama juga akan dilakukan pada 11 Oktober pada pelaksanaan istighotsah dan manaqib yang juga dilakukan secara nasional oleh warga NU. Selanjutnya doa untuk keselamatan bangsa termasuk yang terdampak bencana juga akan dilakukan pada pembacaan shalawat Nariyah dalam puncak peringatan Hari Santri yakni tanggal 21 Oktober mendatang.

Pembacaan qunut nazilah serta istighotsah merupakan bentuk dukungan moral PBNU dalam membangun mental dan spiritual masyarakat terdampak bencana. Selain itu, doa dan istighotsah tersebut merupakan nasihat para sesepuh NU.

“Banyak kiai, masayikh, ulama NU yang menyampaikan saran ini (pembacaan qunut nazilah dan istighotsah) kepada PBNU,” jelas Helmy.

Lebih dari itu, berdoa menjadi senjata utama umat Muslim sehingga memang harus dilakukan di mana wilayah Indonesia yang berada di daerah cincin api dan banyak daerah yang rawan bencana alam.

“Dengan berdoa sebagai salah satu upaya agar Allah membatalkan musibah yang akan datang, seperti disebutkan dalam Al-Qur’an, ‘Berdoalah kepada-Ku, pasti Aku kabulkan,’” tegasnya.