Pengamat Ungkap Biang Kerok Harga Tiket Pesawat Masih Mahal

Rahmad Novandri | Jum'at, 23/09/2022 16:21 WIB
Pengamat Ungkap Biang Kerok Harga Tiket Pesawat Masih Mahal Maskapai Garuda Indonesia (foto: tiket.com)

RADARBANGSA.COM - Pengamat Penerbangan, Gatot Raharjo mendorong pemerintah menyelesaikan masalah fundamental industri penerbangan. Hal itu karena harga tiket pesawat yang saat ini dinilai masih terlalu mahal.

Gatot berharap, penyelesaian masalah dapat menurunkan harga tiket pesawat yang saat ini masih mahal. Diungkapkannya, masalah fundamental yang ada di industri penerbangan Indonesia tersebut yang sulit untuk menurunkan harga tiket pesawat.

"Sesuai prediksi sebelumnya bahwa memangpemerintah tidak akan bisa menurunkan harga tiket secepatnya karena masalah fundamentalnya tidak diperbaiki," ujarnya seperti dikutip dari okezone, Jumat, 23 September 2022.

Masalah fundamental tersebut yakni, maskapai sedang kesulitan keuangan akibat covid sehingga banyak yang berhenti operasi dan mengurangi pesawat dan sumber daya manusianya. Kemudian, adanya monopoli oleh salah satu group maskapai penerbangan sehingga bisa mempengaruhi harga tiket.

"Akibatnya iklim bisnis tidak baik sehingga tidak banyak maskapai yang muncul dan mampu bersaing dengan maskapai yang sudah ada (karena monopoli)," tukasnya.

Ditegaskannya, penyelesaian masalah fundamental itu ada di tangan pemerintah, yakni Kementerian Perhubungan (Kemenhub). "Semua itu yang bisa membenahi ya pemerintah (Kemenhub) sebagai regulator penerbangan nasional," tandasnya.