Menteri Investasi Siap Kawinkan Perusahaan Besar dengan UMKM

Rahmad Novandri | Jum'at, 30/04/2021 04:05 WIB
Menteri Investasi Siap Kawinkan Perusahaan Besar dengan UMKM Bahlil Lahadalia (Menteri Investasi). (Foto: setkab)

RADARBANGSA.COM - Menteri Investasi, Bahlil Lahadalia mengatakan bahwa kementerian yang dipimpinnya akan menjadi `Key Poin` untuk mensinergikan investasi dari luar dan dalam negeri. Kemudian dari pemerintah pusat dan daerah agar menjadi satu pintu.

"Kita tahu bahwa 5 tahun kemarin Pemerintah telah membangun infrastruktur yang luar biasa dari Aceh sampai Papua. Fase kedua adalah peningkatan SDM dan peningkatan ekonomi. Investasi adalah pintu masuknya. Karena itu reform regulasi yang kita lakukan lewat UU Cipta Kerja, saya pikir ini merupakan tugas yang kita akan lakukan secara baik," ujar Bahlil seperti dilansir dari okezone.com, Jumat, 30 April 2021.

Dijelaskannya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan arahan untuk tidak menahan izin bagi pihak yang ingin berinvestasi di Tanah Air. Sebab, lanjutnya, hal itu sama saja menahan pertumbuhan ekonomi.

"Arahan Presiden kalau kita menahan izin orang atau investor itu sama juga menahan pertumbuhan ekonomi nasional, sama juga menahan lapangan pekerjaan, sama juga menahan sumber- sumber pendapatan negara," terangnya.

Selain itu, Kementerian Investasi juga diminta untuk melayani UMKM. Bahlil menegaskan, pihaknya tak hanya akan mengurusi perusahaan besar, tapi juga perusahan kecil seperti UMKM.

"Karena bapak Presiden melihat dalam wilayah yang luas tidak hanya satu pulau saja. Perintah bapak Presiden juga bilang jangan hanya mengurus yang besar tapi juga UMKM. Harus kita kawinkan pengusaha besar dan kecil," ucapnya.