Insentif PPnBM, Penjualan Mobil Suzuki Naik 100%

Anata Lu’luul Jannah | Senin, 15/03/2021 11:51 WIB
Insentif PPnBM, Penjualan Mobil Suzuki Naik 100% Sektor usaha otomotif (Doc: Istimewa)

RADARBANGSA.COM - Kebijakan penurunan tarif Pajak Penjualan atas Barang Mewah Ditanggung Pemerintah (PPnBM) untuk kendaraan bermotor memicu peningkatan pesanan kendaraan bermotor di tengah pandemi.

“Sejak dikeluarkannya kebijakan ini beberapa hari lalu, perusahaan otomotif melaporkan peningkatan penjualan,” ujar Juru Bicara Kementerian Perindustrian Febri Hendri di Jakarta, Minggu 14 Maret 2021.

Beberapa perusahaan yang melaporkan peningkatan penjualan yang cukup tajam sejak kebijakan ini bergulir adalah Suzuki Indomobil Sales dan PT Motors Krama Yudha dan.

PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) mengklaim selama empat hari berlakunya relaksasi PPnBM, permintaan mobil Suzuki naik 100 persen dibanding periode yang sama bulan Februari 2021.

"Sejauh ini dari data yang kami pantau, permintaan mobil Suzuki naik 100 persen," kata Donny Ismi Saputra, 4W Marketing Director PT SIS.

Donny mengatakan bahwa Suzuki memiliki dua model yang mendapatkan relaksasi PPnBM nol persen. Kedua model itu adalah Suzuki Ertiga dan Suzuki XL7.

"Kami memperkirakan kenaikan penjualan untuk kedua model itu sekitar 20 persen. Tetapi bisa saja terus berkembang," katanya.

Sementara itu Director of Sales & Marketing Division Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales (MMKSI), Iwan Kuncoro mengungkapkan adanya peningkatan pada jumlah pesanan khususya di kategori merek Xpander dan Xpander Cross. 

“Jumlah SPK minggu pertama Maret 2021 terjadi peningkatan yang cukup signifikan untuk Xpander, jika dibandingkan periode yang sama di Februari 2021,” tutup Iwan.

Pemerintah lantas optimistis jika pelaksanaan kebijakan ini dapat berjalan baik, tepat sasaran, dan menguntungkan baik konsumen maupun sektor industri.

“Kemenperin mendukung agar industri otomotif serta para distributor kendaraan dapat melakukan fungsi imbauan, controlling, serta supervisi kepada diler, agar penurunan harga kendaraan dapat sesuai dengan harapan dan memenuhi permintaan konsumen sebaik mungkin,” pungkas Febri.


Berita Terkait :