Harga Patokan Ekspor Komoditas Pertambangan Naik Per Januari 2020

Anata Lu’luul Jannah | Kamis, 02/01/2020 15:17 WIB
Harga Patokan Ekspor Komoditas Pertambangan Naik Per Januari 2020 Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Indrasari Wisnu Wardhana (foto: eljohnnews.com)

JAKARTA, RADARBANGSA.COM – Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Indrasari Wisnu Wardhana mengatakan adanya fluktuasi harga internasional berdampak pada penetapan harga patokan ekspor (HPE) produk pertambangan. Beberapa produk pertambangan ini dikenakan bea keluar (BK) terhitung dari per Januari 2020. HPE ini jauh lebih tinggi dari periode Desember 2019 dan sebagian besar komoditas mengalami kenaikan HPE. Adapun ketentuan ini tertuang dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 95 Tahun 2019, tanggal 26 Desember 2019.

“Beberapa produk pertambangan yang dikenakan BK adalah konsentrat tembaga, konsentrat besi, konsentrat besi laterit, konsentrat pasir besi, pellet konsentrat pasir besi, konsentrat mangan, konsentrat timbal, konsentrat seng, konsentrat ilmenit, konsentrat rutil, dan bauksit yang telah dilakukan pencucian,” Kata Wisnu saat siaran pers di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, 2 Desember 2019.

Perhitungan harga dasar HPE untuk komoditas konsentrat besi, konsentrat besi laterit, konsentrat pasir besi, konsentrat mangan, konsentrat ilmenit, dan konsentrat rutil bersumber dari Asian Metal dan Iron Ore Fine Australian. Sedangkan konsentrat tembaga, pellet konsentrat pasir besi, konsentrat timbal, konsentrat seng, dan bauksit bersumber dari London Metal Exchange (LME).

Produk pertambangan yang mengalami kenaikan HPE di bulan Januari 2020 adalah konsentrat tembaga dengan harga rata-rata USD 2.364,17; Konsentrat besi dengan harga rata-rata USD 75,19; konsentrat besi laterit (gutit, hematit, magnetit) dengan harga rata-rata USD 38,42; konsentrat pasir besi (lamela magnetit-ilmenit) dengan harga rata-rata USD 44,89; konsentrat ilmenit dengan harga rata-rata USD 257,37; konsentrat rutil naik dengan harga rata-rata USD 1.008,31 dan bauksit yang telah berada pada harga rata-rata USD 23,79.

Sedangkan produk yang mengalami penurunan dibandingkan HPE periode sebelumnya adalah konsentrat mangan dengan harga rata-rata USD 180,2; timbal dengan harga rata-rata USD 787,36 dan konsentrat seng dengan harga rata-rata USD 569,70.

Sementara itu komoditas yang tidak mengalami perubahan harga adalah pellet konsentrat pasir besi dengan harga rata-rata USD 117,98. Penetapan HPE periode Januari 2020 ini ditetapkan setelah memperhatikan berbagai masukan tertulis dan koordinasi dari berbagai instansi terkait.


Berita Terkait :